Minggu, 14 Mei 2017

Inverting Amplifier

[Back To Modul]




Inverting Amplifier



1. Prosedur Percobaan [Kembali]



Input DC

1. Matikan power supply terlebih dahulu

2. Set hambatan RF dengan resistansi sesuai dengan jurnal

3. Biarkan input V1 mengambang

4. Hubungkan jumper J1, dan hidupkan power supply

5. Kemudian atur tegangan input V2 sesuai dengan jurnal dan catat output yang dihasilkan

6. Hubungkan output Vo dengan voltmeter. (RF diatur sesuai jurnal). Aturlah tegangan V2 naik secara perlahan mulai dari -3 volt sambil melihat tegangan outputnya. Pada tegangan input negatif, berapakah

berapakah tegangan output pertama kali berubah?. Tegangan input negatif tersebut diberi nama –Vi max dan ouputnya +V sat.

7. Aturlah tegangan V2 turun secara perlahan mulai dari +3 volt sambil melihat tegangan outputnya. Pada tegangan input positif, berapakah tegangan otput pertama kali berubah? Tegangan input positif tadi diberi

nama Vi max dan ouputnya -V sat.


Input AC
1. Matikan power supply terlebih dahulu
2. Set hambatan RF dengan resistansi sesuai hambatan
3. Lepaskan jumper J1, biarkan V2 mengambang
4. Hubungkan input V1 dengan probe function generator dan set frekuensi gelombang dengan nilai 100 Hz dan nilai tegangan input pada 1 V AC
5. Hubungkan Vo dengan probe chanel 1 osiloskop dan probe chanel 2 dihubungkan ke V1
6. Simpan bentuk gelombang pada osiloskop serta catat nilai tegangan output yang didapat



2. Rangkaian [Kembali]




3. Video Rangkaian [Kembali]



4. Kondisi [Kembali]
          Rancanglah rangkaian inverting amplifier sesuai pada percobaan dan ganti resistor dengan ukuran 2,2k ohm untuk R1 dan R2, atur tegangan input menjadi -3 V serta catatlah tegangan output yang dihasilkan.


5. Link Download [Kembali]


 Click Image To Download






Tidak ada komentar:

Posting Komentar