[Go to Bottom]
APLIKASI SERIAL
DENGAN MIKROKONTROLLER PIC16F84A
1. Tujuan [kembali]
- Mempelajari aplikasi output pada mikrokontroller PIC 16F84A
- Mempelajari aplikasi input pada mikrokontroller PIC 16F84A
- Mempelajari aplikasi I/O pada mikrokontroller PIC 16F84A
b. LED
c. Jumper
d. Rangkaian reset
e. LCD
e. LCD
3. DasarTeori [kembali]
Mikrokontroler PIC16F84 merupakan salah satu mikrokontroler dari keluarga PIC mikro yang popular digunakan sekarang ini, mulai dari pemula hingga para profesional. Hal tersebut karena PIC16F84 sangat praktis dan menggunakan teknologi FLASH memori sehingga dapat diprogram-hapus hinggaseribukali.
Keunggulan mikrokontroler jenis RISC ini dibanding dengan mikrokontroler 8-bit lain di kelasnya terutama terletak pada kecepatan dan kompresi kodenya. Selain itu, PIC16F84 juga tergolong praktis dan ringkas karena memiliki kemasan 18 pin dengan 13 jalur I/O. meskipun demikian, mikrokontroler PIC16F84 bukan termasuk mikrokontroler yang memiliki fitur yang lengkap. Dalam keluarga PICmikro, PIC16F84 tergolong mikrokontroler skala sedang (Mid-Range).
Fitur-Fitur PIC16F84
PIC16F84 bukanlah mikrokontroler yang istimewa dalam keluarga PICmikro. Namun demikian, PIC16F84 cukup mudah dipelajari dan dapat dibilang memiliki kemampuan yang handal sebagai mikrokontroler yang hanya memiliki kemasan 18 pin. Fitur-fitur pada PIC16F84 antara lain:
Mikrokontroler PIC16F84 merupakan salah satu mikrokontroler dari keluarga PIC mikro yang popular digunakan sekarang ini, mulai dari pemula hingga para profesional. Hal tersebut karena PIC16F84 sangat praktis dan menggunakan teknologi FLASH memori sehingga dapat diprogram-hapus hinggaseribukali.
Keunggulan mikrokontroler jenis RISC ini dibanding dengan mikrokontroler 8-bit lain di kelasnya terutama terletak pada kecepatan dan kompresi kodenya. Selain itu, PIC16F84 juga tergolong praktis dan ringkas karena memiliki kemasan 18 pin dengan 13 jalur I/O. meskipun demikian, mikrokontroler PIC16F84 bukan termasuk mikrokontroler yang memiliki fitur yang lengkap. Dalam keluarga PICmikro, PIC16F84 tergolong mikrokontroler skala sedang (Mid-Range).
Fitur-Fitur PIC16F84
PIC16F84 bukanlah mikrokontroler yang istimewa dalam keluarga PICmikro. Namun demikian, PIC16F84 cukup mudah dipelajari dan dapat dibilang memiliki kemampuan yang handal sebagai mikrokontroler yang hanya memiliki kemasan 18 pin. Fitur-fitur pada PIC16F84 antara lain:
- Kapasitas memori program 1024 x 14 FLASH memori
- Ram berukuran 68 byte
- Memori data berukuran 64 byte pada EEPROM
- Memiliki 13 buah I/O (5 pada PortA dan 8 pada PortB)
- Merupakan mikrokontroler RISC, sehingga hanya memiliki 35 macan instruksi
- Memiliki Timer 8-bit dengan Prescaler 8-bit
- WatchDog Timer (WDT) dengan osilator internal
- Fuse untuk kode pengaman
- Dapat langsung menghidupkan LED
- Pemrograman di dalam sistem (ICSP)
- Mode SLEEP untuk menghemat daya
- Kemasan fisik 18 pin DIP
- Tegangan operasi normal 5 VDC
Deskripsi Pin-Pin

Pin Mikrokontroler PIC16F84
Mikrokontroler PIC16F84 diproduksi dalam kemasan 18 pin PDIP (Plastic Dual In Line) maupun 18 pin SO (Small Outline). Namun yang banyak dipasaran adalah dalam kemasan PDIP. Pin-pin untuk I/O sebanyak 13 pin, yang terdiri atas 5 pin untuk Port A dan 8 pin untuk Port B. Ada beberapa pin pada mikrokontroler ini yang memiliki fungsi ganda, yaitu pin 3, pin 4, pin 12, dan pin 13. Pin 3 dapat berfungsi sebagai pin I/O untuk Port A atau sebagai jalur input untuk clock eksternal. Pin 4 berfungsi sebagai pin reset dan juga dapat digunakan sebagai pin Vpp saat mode pemrograman. Sedangkan pin 12 dan pin 13 masing-masing berfungsi sebagai pin I/O dari Port B namun sekaligus juga dapat berfungsi sebagai pin clock dan data masukan pada pemrograman mikrokontroler. |
Pembangkit Clock-Oscilator
Suatu mikrokontroler tidak akan dapat bekerja jika tidak diberi detak (clock) melalui suatu osilator. Osilator adalah rangkaian yang akan memberikan pulsa pada mikrokontroler dan berguna untuk mensinkronkan sistem dalam mikrokontroler tersebut. Untuk mengaktifkan sumber clock ini cukup dengan menambahkan rangkaian pasif saja seperti resistor dan kapasitor (RC Oscilator), kristal atau keramik resonator. Salah satu keistimewaan mikrokontroler PIC16F84 adalah terdapatnya 4 pilihan penggunaan osilator. Untuk pemakaian yang tidak memerlukan pewaktu kritis, bahkan dapat menggunakan sepasang resistor dan kapasitor saja sebagai osilator.
Nilai kristal yang dapat dipakai maksimum adalah 4 MHz atau 10 MHz, hal ini karena mikrokontroler PIC16F84 dibuat dalam 2 versi frekuensi kerja. Untuk menentukan frekuensi maksimumnya dapat dilihat pada badan mikrokontroler. Jika terdapat tulisan PIC16F84-04/P berarti frekuensi maksimum yang diijinkan adalah 4 MHz.
4. Program [kembali]
// Koneksi LCD dengan PIC
sbit LCD_RS at RB4_bit;
sbit LCD_EN at RB5_bit;
sbit LCD_D4 at RB0_bit;
sbit LCD_D5 at RB1_bit;
sbit LCD_D6 at RB2_bit;
sbit LCD_D7 at RB3_bit;
sbit LCD_RS_Direction at TRISB4_bit;
sbit LCD_EN_Direction at TRISB5_bit;
sbit LCD_D4_Direction at TRISB0_bit;
sbit LCD_D5_Direction at TRISB1_bit;
sbit LCD_D6_Direction at TRISB2_bit;
sbit LCD_D7_Direction at TRISB3_bit;
// End LCD module connections
char receive; // Deklarasi variabel receive sebagai penyimpan data inputan
void main() {
UART1_Init(9600); // Inisialisasi Pin Serial pada PIC dengan nilai baudrate 9600
delay_ms(100); // delay 100 ms
TRISB=0x00; // Menyatakan PORTB sebagai output
PORTB=0x00; // Nilai Awal PortB adalah low
UART1_Write_Text("Type Your Text Here"); // Mencetak tulisan pada Virtual terminal
UART1_Write(13); // Baris baru pada virtual Terminal
UART1_Write(13);
Lcd_Init(); // Inisialisasi LCD
Lcd_Cmd(_LCD_CLEAR); // Bersihkan Layar LCD
Lcd_Out(1,1,"Your Text is :"); // Mencetak tulisan di baris 1 kolom 1 LCD
Lcd_Out(2,1,""); // Menempatkan cursor di baris kedua
while(1){ // Perulangan
if(UART1_Data_Ready()){ // Memantikan pin RX menerima data dari Virtual Terminal
receive=UART1_Read(); // Memasukkan data yang diinput ke variabel receive
if(receive==13){ // Jika yang diinput adalah ENTER, Maka
Lcd_Cmd(_LCD_CLEAR); // Bersihkan Layar LCD
Lcd_Out(1,1,"Your Text is :");
Lcd_Out(2,1,""); // Menempatkan cursor di baris kedua
}
else if(receive==8){ // Jika yang diinputkan adalah BACKSPACE (Delete), Maka
Lcd_Cmd(_LCD_MOVE_CURSOR_LEFT); // Di LCD Karakter sebelumnya dihapus
Lcd_Chr_Cp(32);
Lcd_Cmd(_LCD_MOVE_CURSOR_LEFT);
}
else { // Jika yang diinputkan selain dua di atas, Maka
Lcd_Chr_Cp(receive); // Mencetak karakter yang diinput ke LCD
}
}
}
}
5. Flowchart [kembali]
// Koneksi LCD dengan PIC
sbit LCD_RS at RB4_bit;
sbit LCD_EN at RB5_bit;
sbit LCD_D4 at RB0_bit;
sbit LCD_D5 at RB1_bit;
sbit LCD_D6 at RB2_bit;
sbit LCD_D7 at RB3_bit;
sbit LCD_RS_Direction at TRISB4_bit;
sbit LCD_EN_Direction at TRISB5_bit;
sbit LCD_D4_Direction at TRISB0_bit;
sbit LCD_D5_Direction at TRISB1_bit;
sbit LCD_D6_Direction at TRISB2_bit;
sbit LCD_D7_Direction at TRISB3_bit;
// End LCD module connections
char receive; // Deklarasi variabel receive sebagai penyimpan data inputan
void main() {
UART1_Init(9600); // Inisialisasi Pin Serial pada PIC dengan nilai baudrate 9600
delay_ms(100); // delay 100 ms
TRISB=0x00; // Menyatakan PORTB sebagai output
PORTB=0x00; // Nilai Awal PortB adalah low
UART1_Write_Text("Type Your Text Here"); // Mencetak tulisan pada Virtual terminal
UART1_Write(13); // Baris baru pada virtual Terminal
UART1_Write(13);
Lcd_Init(); // Inisialisasi LCD
Lcd_Cmd(_LCD_CLEAR); // Bersihkan Layar LCD
Lcd_Out(1,1,"Your Text is :"); // Mencetak tulisan di baris 1 kolom 1 LCD
Lcd_Out(2,1,""); // Menempatkan cursor di baris kedua
while(1){ // Perulangan
if(UART1_Data_Ready()){ // Memantikan pin RX menerima data dari Virtual Terminal
receive=UART1_Read(); // Memasukkan data yang diinput ke variabel receive
if(receive==13){ // Jika yang diinput adalah ENTER, Maka
Lcd_Cmd(_LCD_CLEAR); // Bersihkan Layar LCD
Lcd_Out(1,1,"Your Text is :");
Lcd_Out(2,1,""); // Menempatkan cursor di baris kedua
}
else if(receive==8){ // Jika yang diinputkan adalah BACKSPACE (Delete), Maka
Lcd_Cmd(_LCD_MOVE_CURSOR_LEFT); // Di LCD Karakter sebelumnya dihapus
Lcd_Chr_Cp(32);
Lcd_Cmd(_LCD_MOVE_CURSOR_LEFT);
}
else { // Jika yang diinputkan selain dua di atas, Maka
Lcd_Chr_Cp(receive); // Mencetak karakter yang diinput ke LCD
}
}
}
}

6. Rangkaian Simulasi [kembali]
7. Video rangkaian [kembali]
8. Link download [kembali]
link download rangkaian : disini aja
link download video : disini aja
link download program : disini aja
link download HTML : disini aja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar